Model Pembelajaran Scramble

Buku " Model Pembelajaran Scramble ", menggambarkan tentang penerapan model pembelajaran scramble, yakni menyusun huruf-huruf jawaban soal yang telah diacak dan disediakan.

Rabu, 21 November 2018

Kenal Tapi Tidak Begitu Mengenalnya






"Kenal tapi tidak begitu mengenal", itulah ungkapan yang tercurah dari hati tentang suatu kata yang berjudul Blog. Sering  mencoleknya, sering mengunjunginya dan sering membaca dari sekian blog-blog dari mereka-mereka yang punya wawasan luas tentang segala bidang di seluruh penjuru dunia. dalam setiap mengunjungi  suatu blog, terbersit dalam hati , gimana bisa yaa.....kepingin juga tapi untuk bertanya, bagaimana dan kemana terasa jauh untuk menggapainya.
seiring perputaran waktu dengan berbagai kemajuan teknologi  banyak hal yang bisa kuraih dalam setiap waktu dan kesempatan dan semua dengan segala semangat yang tinggi kuraih harapan itu dengan melangkahkan kaki dalam wadah kebersamaan IGI. Di IGI kudapatkan berbagai peningkatan kompetensi sejalan dengan kemajuan teknologi untuk menunjukkkan sebagai tenaga profesional dalam mencerdaskan anak bangsa.
Samisanov, sagusaku, Sagusapres, Sagugamepoint, sagusamoran, sagusamod, sagumanisan, sagusabot dan sagusamod, kesemuanya sangat berguna dan punya segudang manfaat dalam segala aktivitas sebagai tenaga pendidik.
dan ini keingin tahuan dan keinginan untuk bisa membuat blog terwujud sudah, walau  baru dasar tapi suatu kesyukuran dengan adanya SAGUSABLOG, secara pribadi kegiatan workshop on line ini punya andil besar dalam berbagi ilmu kepada sesama teman, sahabat,kerabat dan handai taulan .
Satu Guru Satu Blog, minggu ini , Alhamdulillah belajar secara on line mengikuti satu langkah demi langkah hingga terbentuklah blog kimia punyaku. Dulunya tak pernah tergambarkan bahwa membuat blog karena tak pernah tahu gimana caranya untuk punya blog. tapi ini dengan wadah IGI melalui Sagusablog dapatlah membuatnya. semoga tetap semangat untuk senantiasa belajar pada tingkat selanjutnya hingga benar-benar faham dengan keberadaan blog. Sukses selalu dalam berbagi SAGUSABLOG, Sharing and Growing TogetherKenal Tapi Tidak Begitu Mengenal

Class Dojo Untuk Perilaku Siswa







 













ClassDojoClassDojo adalah sebuah situs dan aplikasi Android untuk pendidikan yang membantu guru untuk meningkatkan perilaku siswa di kelas dengan cepat dan praktis. Dengan ClassDojo, Guru dapat memberi nilai feedback terhadap perilaku siswa kapan saja, sehingga tiap perilaku positif siswa bisa langsung memperoleh reinforcement.
Tanpa harus memasukkan data, ClassDojo merekam dan menyusun data perilaku siswa, yang kemudian dapat dibagikan secara online dengan orangtua siswa ataupun siswa itu sendiri, sehingga dapat dilihat kemajuan dan status siswa di kelas. Dengan menggunakan alat ini, guru memiliki sejumlah pilihan perilaku yang telah ditetapkan di bawah kategori perilaku positif dan negatif. Seorang guru juga dapat menambahkan opsi perilaku baru ke dalam daftar juga. Setiap kali seorang guru mengklik pilihan perilaku positif atau negatif dari siswa, +1 atau -1 ditambahkan ke profil siswa di kelas itu. Aplikasi ini juga menyediakan metode komunikasi yang aman bagi para guru untuk mengirim umpan balik tentang seorang siswa kepada orang tua mereka.

Milad HGN 25 Nov 2018



Pahlawan  tanpa tanda jasa, itulah ungkapan untuk pendidik di seluruh nusantara. Pendidik dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensi agar dapat menghasilkan anak didik yang cerdas, punya dedikasi yang tinggi sehingga nantinya menjadi generasi penerus cita-cita bangsa.
Guru mulia karena karya,  sangat tepat, karena seorang pendidik akan menuangkan segala kompetensi yang dimiliki buat anak didik yang menimba ilmu. Banyak sudah generasi -generasi yang memiliki jabatan tinggi atau sudah sukses di semua bidang, itu karena seorang pendidik secara ikhlas penuh tanggungjawab dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
Dan sekarang tiba saatnya, kita sebagai pendidik akan senantiasa belajar, mengikuti perkembangan kemajuan teknologi, belajar untuk meningkatkan  kompetensi sebagai tenaga pengajat, Sesuai tema Hari Guru Nasional, 25 November 2018, Meningkatkan Profesionalisme  Guru  Menuju Pendidikan Abad 21.

Pembelajaran Kimia Dengan Powtoon


Padlet Sebagai Media Pembelajaran






Di Era sekarang , dijaman kemajuan teknologi , kita harus membaur dan bisa ikut andil dalam kemajuan teknologi tersebut. Dalam artian sebagai seorang guru yang profesional dalam menghasilkan peserta didik yang mampu menggunakan serta memanfaatkan teknologi tersebut.
Sebagai guru profesional mampu mendidik dan mengantarkan peserta didik dalam pembelajaran yang lebih inovatif, sebagai contoh dapat menggunakan aplikasi di internet. Salah satunya adalah Padlet.
Padlet merupakan sarana berbasis web menyusun ide dan berkolaborasi secara online. Dengan Padlet memungkinkan kita berdiskusi langsung dengan banyak orang atau sesama teman dalam satu kelas. Misalnya , guru memberikan topik materi pembelajaran , maka secara berkelompok berdiskusi selanjutnya hasil diskusi dipaparkan dalam Padlet sehingga kelompok lain dapat melihat dan memberi komentar atau tanggapan.

Padlet merupakan papan tulis maya (Wallwisher) yang mampu memfasiltasi pembelajaran kolaboratif dengan fitur-fitur audio-visual, berbagi dan mengkomunikasikan ide. Virtual online dimana guru dan peserta didik dapat melakukan pembelajaran secara kolaboratif, refleksi, berbagi link dan gambar dalam sebuah lokasi (URL).

Mengapa Padlet perlu kita gunakan karena :

a. Untuk melakukan brainstorming ide dari kelas.

b. Untuk menyusun penelitian tentang suatu topik

c. Untuk mengukur pemahaman tentang suatu topik

d. Untuk menguji pengetahuan peserta didik untuk mengelola link website

e. Untuk berbagi informasi bagi audiens.

Jadi dengan Padlet yang merupakan situs internet dapat digunakan untuk berkolaborasi secara on line berupa teks, foto, tautan atau konten lainnya. Dan masing-masing ruang kolaboratif ini merupakan “Wall” (dinding) yang dapat digunakan sebagai papan buletin pribadi. Dan ini merupakan wadah yang dapat digunakan untuk percakapan dan tukar pendapat multimedia yang kreatif.